Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mengenal Teknologi Kamera IMAX yang Digunakan Penuh Pada Film Oppenheimer

IMAX OPPENHEIMER - Teknubie.com

IMAX sudah menjadi standar pengalaman menonton film terbaik di bioskop sejak diperkenalkan pertama kali pada tahun 1967. Teknologi unik kamera IMAX-lah yang menghadirkan sensasi menonton layar lebar nan luar biasa.

IMAX Christopher Nolan

Apa yang Membuat Kamera IMAX Istimewa?

Berikut beberapa faktor yang membuat teknologi kamera IMAX berbeda dari kamera konvensional:
  • Ukuran sangat besar, 10 kali lipat kamera film 35mm biasa. Kamera IMAX memiliki ukuran yang jauh lebih besar dibanding kamera film konvensional 35mm. Body kamera IMAX dapat mencapai berat hingga 250 kg untuk menampung sistem film, lensa, dan magazinesnya. Ukuran besar ini dibutuhkan untuk menangkap gambar dengan rasio aspek yang ekstrim.
  • Menggunakan film 65mm dengan area gambar yang luas. IMAX menggunakan jenis film 65mm yang memiliki area gambar sangat lebar, mencapai 70mm. Ini jauh lebih luas dibanding film 35mm standar yang hanya memiliki area gambar 24mm. Dengan area gambar yang lebih lebar, kamera IMAX dapat menangkap objek dan detail lebih banyak.
  • Mampu merekam gambar dengan resolusi sangat tinggi hingga 18K. Berkat ukuran filmnya yang besar, kamera IMAX mampu merekam gambar dengan resolusi sangat tinggi hingga 18K. Ini jauh di atas standar HD atau 4K. Resolusi gambar setinggi ini menghasilkan tingkat detail dan ketajaman luar biasa, seolah menonton dunia nyata.
  • Frame rate sampai 120 fps, jauh lebih lancar dari 24 fps film biasa. Kecepatan rekaman film dinyatakan dalam satuan frame per second (fps). Semakin tinggi nilai fps, gambar yang dihasilkan akan semakin halus dan lancar. Kamera IMAX mampu merekam hingga 120 fps, bandingkan dengan film konvensional yang hanya 24 fps. Alhasil, aksi dan gerakan objek terlihat jauh lebih lancar.
  • Sistem suara enam saluran dengan kualitas maksimal. Selain gambar, suara juga menjadi bagian penting pengalaman IMAX. IMAX menggunakan sistem suara khusus dengan kapasitas enam saluran audio discrete untuk menyelimuti penonton. Suara bass dalam, dialog jelas, dan efek menggema yang realistis membuat Anda serasa berada di tengah adegan film.
  • Didesain khusus untuk menghasilkan gambar ultra lebar untuk layar bioskop. Semua aspek kamera IMAX dirancang agar mampu menangkap gambar dengan rasio ultra lebar, sesuai ukuran layar bioskop IMAX. Mulai dari film lebar, lensa khusus, hingga sistem pemindahan film horizontal, semua bekerja sempurna untuk menghasilkan gambar ultra lebar nan serasi dengan layar.
Teknologi IMAX sendiri terus berevolusi sejak diperkenalkan puluhan tahun lalu. Kini IMAX Digital mampu menghasilkan gambar resolusi 4K bahkan 8K untuk kualitas terbaik. IMAX Laser pun hadir untuk ketajaman warna dan kualitas gambar maksimal di bioskop IMAX.

Sejarah Perkembangan Teknologi IMAX

IMAX pertama kali diperkenalkan di Expo 67 di Montreal, Kanada pada tahun 1967 oleh Graeme Ferguson, Roman Kroitor, Robert Kerr, dan William Shaw. Mereka mendirikan perusahaan IMAX yang bermarkas di Kanada.

Sejak 1970an, IMAX mulai masuk ke bioskop komersial pertamanya dan terus berekspansi ke berbagai penjuru dunia. Pada 1982, film IMAX 3D pertama dirilis, yaitu film dokumenter tentang hewan buas berjudul We Are Born of Stars. Kemudian pada 1990an, film box office Hollywood pertama dirilis dalam format IMAX yaitu film Avatar. Sejak saat itu, semakin banyak film laris yang dirilis dalam versi IMAX untuk pengalaman menonton terbaik.

Perkembangan penting berikutnya adalah IMAX Digital pada 2008 yang menggunakan kamera digital dan proyektor 4K. IMAX Laser pun diperkenalkan di 2015 untuk performa dan kualitas gambar terbaik. Hingga 2023, lebih dari 1.500 bioskop IMAX telah beroperasi di lebih 100 negara. IMAX kini menjadi pilihan utama penggemar film untuk menyaksikan film box office dalam format terbaik.

Nikmati Pengalaman Menonton Tak Tertandingi

Teknologi IMAX mampu membuat penonton seolah masuk ke dalam adegan film layaknya dunia nyata. Dengan ukuran layar sangat lebar dan kualitas gambar serta suara yang luar biasa, IMAX memberikan sensasi menegangkan menyaksikan film box office favorit.

Beberapa faktor yang membuat pengalaman menonton di bioskop IMAX tak tertandingi:
  • Layar ultra lebar hingga setinggi 8 lantai gedung bioskop. Ini jauh melebihi layar film konvensional. Didukung desain kursi stadium yang terletak optimal untuk penayangan.
  • Rasio aspek layar mencapai 1,43:1 atau bahkan 1,9:1. Sangat lebar dibanding widescreen 1,85:1 atau CinemaScope 2,35:1. Membuat efek 3D dan sense of scale luar biasa.
  • Resolusi gambar sangat tinggi berkat kamera IMAX 70mm. Detail wajah, tekstur, efek CGI terlihat sangat nyata dan tajam. Resolusi 4K atau 8K di layar besar terasa menakjubkan.
  • Kecepatan frame rates hingga 120 fps membuat aksi dan adegan cepat sangat mulus tanpa motion blur. Gerakan terlihat sangat halus seperti dunia nyata.
  • Suara enam saluran dengan speaker besar di sekeliling penonton. Membuat film seperti mengalir dan penonton merasa ada di tengah lokasi syuting.
  • Efek 3D IMAX yang dibuat khusus untuk kamera dan proyektor IMAX. Memberi kedalaman adegan luar biasa, bahkan tanpa kacamata 3D.

IMAX Pada Film Oppenheimer

Seperti diketahui, Oppenheimer memang diproduksi dengan menggunakan kamera film IMAX, kamera khusus film berkualitas tinggi yang mampu menampilkan gambar beresolusi tinggi.

IMAX Oppenheimer


Pemutaran Oppenheimer diharapkan menarik bagi bioskop yang mendukung pemutaran IMAX 70mm, untuk visual yang lebih realistis dan ukuran layar teater yang sangat lebar. Pantas saja para penggemar Nolan sangat menantikan untuk menampilkan film dengan visual bombastis di IMAX 70mm.

Posting Komentar untuk "Mengenal Teknologi Kamera IMAX yang Digunakan Penuh Pada Film Oppenheimer"